Jumat, 15 Agustus 2014

KISAHMU AKAN MENJADI SEJARAH DALAM HIDUP KAMI



24 november 2013. Aku sangat ingat tanggal ini. Tanggal dimana kamu telah dulu pergi meninggalkan kami teman-temanmu, yang sangat berharap besar bisa berpisah bersama-sama di waktu yang telah ditentukan. Menghabiskan semua waktu itu mungkin untuk yang terakhir kali. Tapi Tuhan berkehendak lain. Tepat di hari minggu 24 november 2013 kamu menghembuskan nafas terakhirmu dirumah sakit. Dengan damai dan tenang, kamu pergi menghadap Tuhan yang Maha Kuasa.

Sungguh diluar pemikiranku, bahkan aku tak pernah berfikir kita akan berpisah di waktu yang begitu cepat. Saat tawa menjelma, saat itu pula tangis mengiring. Hari itu menjadi hari penuh air mata mengiring kepergianmu untuk selamanya. Dan hari itu pula langit menangis, mengeluarkan kesedihan itu lewat air matanya yang menjelma menjadi air hujan. Mungkin dunia bersedih, kehilangan orang baik, tabah, solehah, dan sabar sepertimu. Iya, dunia terlalu sedih melepas kepergianmu saat itu. Begitupun dengan kami teman-temanmu yang ikut menangisi kepergianmu yang terlalu cepat. Maaf, jika harus air mata kesedihan ini yang mengiring kepergianmu.

Jika ingat kisah hidupmu bersama kami 3 tahun kebelakang, sungguh itu begitu indah untuk dikenang. Tentang kamu yang selalu memberi inspirasi dan motivasi untuk kami. Teman-temanmu yang begitu sayang padamu. Hingga akhir waktu itu menghampiri. Aku ingat saat pertama kali tau tentang kamu yang mengidap Leukimia itu. Aku terkejut saat tau bahwa kamu adalah orangnya. Saat itu aku baru tau tentang penyakit itu, setelah beberapa hari sebelumnya aku sempat membaca tentang penyakit itu. Penyakit yang tidak semua orang bisa dengan ikhlas dan tabah melewatinya. Menerima titipan Tuhan walau bukan itu yang kamu mau.

Aku ingat betul saat tawa riang tanpa beban itu kamu ulaskan dengan indah di wajahmu. Saat itu wajahmu masih putih bersih, tubuhmu masih seperti biasa layaknya orang-orang lainnya yang sehat. Tak ada perubahan yang begitu menonjol terlihat oleh mata tentang kamu yang tengah berjuang melawan rasa sakit yang Tuhan titipi pada tubuhmu.

Hingga hampir 3 tahun kita bersama, melewati setiap tawa dan tangis bersama. Kamu mungkin mulai menyerah. Saat itu kamu bilang “udah banyak nyawa yang direnggut sama leukemia, gue kapan?” aku ingat sekali kalimat itu. kalimat yang kau uraikan dari mulutmu yang kau akhiri dengan senyuman getir. Aku diam, mendengar kata demi kata yang kau ucapkan hingga menjadi sebuah kalimat. Kalimat mengerikan tentang menyerah dalam hidup. Kami semua berusaha untuk tetap menghiburmu, menyemangatimu, membuatmu tersenyum, dan berbagi rasa sakit itu bersama kami.

Hingga pada akhir dari perjuanganmu, kami masih sempat melihat wajahmu. Hari itu, hari minggu yang kelam menurutku. Betapa tidak? Selain kondisi badanku yang saat itu kebetulan sedang drop lalu mendapat berita tentang kamu yang telah pergi, itu seperti cambuk yang menghantam keras tubuhku tanpa aba-aba. Sakit memang, tapi itulah kenyataan. Aku ingat dua hari yang lalu aku seperti mendapat panggilan untuk menemuimu. Tapi sayang kesempatan itu lagi-lagi terbuang sia-sia. Maaf, di dua hari terakhirmu aku yang sangat ingin menemuimu mengurungkan kembali niatku. Dan hanya mereka lah teman-teman yang lainnya yang sempat menjengukmu.

Kenangan itu terlalu panjang untuk aku rangkai lewat tulisan menjadi sebuah cerita indah. Terlalu lama jika aku merangkainya kembali menjadi sebuah cerita yang sesungguhnya. Kini, tinggallah namamu yang dapat kami ucapkan, tanpa dapat melihat kehadiran fisikmu didepan mata kami. Kini, tinggallah kenangan yang dapat kami ingat, tanpa ada lagi canda tawa sesungguhnya yang terjadi. Semua telah berakhir, dan rasa sakitmu kini telah hilang.

Aku tahu, ini semua bukan seperti yang kamu inginkan. Berakhir lebih dulu ketimbang kami yang berharap dapat bersamamu lebih lama. Merayakan kelulusan kami dengan tawa dan air mata. Tanpa disadari hari itu satu orang tiada disamping kami. Iya, kamu… yang lebih dulu pergi ketimbang kami. Aku tak pernah tau, apakah semuanya menyadari akan ketiadaan dirimu atau tidak? Aku pun tak tahu apakah yang lain masih ingat tentang kamu dihari perpisahan itu. Aku pun lebih tak tau lagi, apakah yang lainnya masih menyimpan namamu dalam memori ingatannya atau tidak? Walau hanya sebatas nama yang terlintas bangsa sedetikpun. Aku yakin, mungkin tak semuanya seperti itu. Tapi, itu tak perlu memaksa.

Hanya sebatas ucapan terimakasih yang dapat aku lukiskan kepadamu. Walau ragamu tak lagi bersama kami. Tapi, kenangan indah itu akan terus menjadi penghuni di memori kami, walau kadang kami sempat melupakannya. Terimakasih atas waktumu yang telah bersedia hadir bersama kami. Walau hanya sebentar, tapi itu semua menjadi pelajaran. Terimakasih untuk Tuhan yang telah memberikan kami kesempatan bersamamu dan menghabiskan waktu 3 tahun terakhir di masa hidupmu. Menjadi mengerti tentang apa itu persahabatan, kehidupan, semangat, perjuangan dan banyak lagi.

Dan sekarang…. Biarkanlah kami mengenangmu lewat memori indah itu. Biarkanlah kami mengambil semua pelajaran tentang kehidupan lewat masa yang pernah kami lewati bersamamu. Biarkan semuanya menjadi kenangan, atau bahkan sejarah dalam hidup kami….
         

#teruntuksahabatkamiyangtelahdulupergi#
Alm. Rida Aliyah




15/08/2014
Bogor
Author
Velia Pratiwi

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Most Popular

Featured
Videos
banner image

Labels Max-Results No.

BTemplates.com

designcart

About

Featured Post

Late Birthday Snack From My Doctor

Mama dan aku pergi kontrol yang kesekian kali di hari minggu Minggu, 30 Januari 2022. Entah sudah kali keberapa mengunjungi dokter dari se...

Blog Archive

Cari Blog Ini

Recent Posts

recentposts

Facebook

Featured

Video of the Day

Break

Games

Recent Posts

recentposts

Welcome

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!

Vix no volumus ocurreret maiestatis, quaeque alienum eum te, semper principes deseru


Find More



About Us

About Us
Aliquam sapien nulla, venenatis id finibus at, eleifend a turpis. Aliquam ac nibh id lorem ornare accumsan maximus at mauris.

Categories

Tags

Subscribe Us

Pages

Pages

Pages - Menu

Like us on Facebook

banner image

Pages - Menu

Pages

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts