Minggu, 30 Januari 2022. Entah sudah kali
keberapa mengunjungi dokter dari setiap satu minggu sekali sampai sekarang
hanya satu bulan sekali. Rasanya lelah, senang, semua campur aduk jadi satu.
Lelah karena harus bolak-balik rumah sakit, senang karena setiap ketemu sesama
pasien ada cerita baru yang dibagi, juga perbincangan seru setiap bertemu
dengan dokter. Dari mulai biasa saja, senang, sedih, menangis sesenggukan,
terbata-bata bercerita, sampai tertawa bersama dan mendapatkan surprise yang
menurutku ini luar biasa.
Berawal di tanggal 5 Desember 2021, dokter
notice hari ulang tahunku karena memang data itu ada di rekam medis pasien.
Alhasil dokter mengetahui hari ulang tahunku dan aku diucapkan happy birthday.
Wah, baru kali ini selama pergi ke dokter diucapin ulang tahun. Rasanya
mengharukan, karena buatku ulang tahun adalah salah satu pengingat yang
menyeramkan. Usia berkurang, angka bertambah, beban hidup juga semakin
bertambah. Tepat di tanggal 2 Januari 2022 dokter mengucapkan happy birthday
lagi dan menanyakan aku ingin hadiah apa? Jujur, aku kaget dan heran kenapa
bisa diberi pertanyaan seperti itu. Jelas aku tidak ingin merepotkan, lagi pula
malu sudah besar masih minta hadiah ulang tahun haha.
"Mau kado apa?." Kata dokterku. Aku
diam dan bingung
"Emang harus ya dok?." pertanyaan
bodoh. Padahal bisa saja bilang tidak usah tapi entah kenapa malah kalimat itu
yang keluar.
"Ya, biasanya yang lain aku kasih
cokelat. Kamu suka cokelat?."
"Enggak terlalu sih dok hehe."
"Yaudah, nanti jangan dilihat harga barangnya ya." ucapnya sambil tersenyum. Aku otomatis mengangguk hahaha.
Tepat di tanggal 30 januari 2022 adalah
jadwal kontrol ku kembali. Dari luar aku tidak sengaja melihat suster masuk ke
ruangan dokter ku membawa balutan kain bersi snack. Dan ternyata snack itu
buatku haha. Menyenangkan dan lucu sekali ya, dokter ku baik sekali. Akhirnya
aku keluar ruangan seperti anak kecil menghampiri mama sambil membawa beberapa
snack dari dokterku. Mama hanya geleng-geleng kepala sambil tertawa.
Mungkin memang tidak seberapa tapi buatku ini
luarbiasa. Terima kasih ya dokterku yang baik sekali, snack nya aku makan
sambil nonton "It's Ok To Not Be Okay" sebagai film rekomendasi dari
dokter ku. Semoga kebaikannya berbalas dan jangan bosan mendengar ceritaku
setiap konsul atau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul dari dalam kepala
ku yang haus jawaban hehehe. Doakan saja aku cepat pulih, mentally stable dan
berhenti minum obat :)
0 komentar:
Posting Komentar