Rabu, 27 Agustus 2014

KEMATIAN



Assalamualaikum wr.wb….

Selamat malam kawan-kawan… atau selamat siang ya? Hehehe… siapapun yang membaca saya ucapkan selamat membaca…

Kenapa sih kok judulnya gak enak banget ya dibaca? Kenapa juga judulnya bikin merinding?
Wah haha…. Yuk kita bahas kenapa sih kok author malah mau nulis kayak gini.

Oke, guys jadi secara tidak langsung saya dengan ketidaksengajaan saya melihat sebuah film yang kebetulan pada episode itu si pemain utamanya meninggal dunia dengan meninggalkan satu orang istri. Yap dari sini tiba-tiba jadi kefikiran. ‘gimana ya kalau gue mati besok? Atau sekarang?’ ‘nanti gue gimana ya di alam sana? Sendirian kah? Gelap atau terang kah? Pasti gue takut banget’ blablabla dan banyak lagi pertanyaan yang keluar dari mulut saya dengan spontan membayangkan kematian itu hadir pada diri saya.

Konyol memang jika dipikir dengan akal sehat. Bisa-bisanya membayangkan alam itu dengan mata kepala telanjang. Tapi jika tak sama sekali dipikirkan, bagaimana nasib kita nantinya disana? Di alam itu. Tempat dimana perjalan hidup manusia di dunia berakhir. Tempat dimana apa yang dulu di dunia kita bangga-banggakan semua berubah menjadi sia-sia… saat sebuah penyesalan baru bisa kita rasakan. Meminta kembali ke dunia untuk memperbaiki semuanya tapi semua nihil, itu tidak mungkin.

Seketika berfikir ‘apa yang sudah aku siapkan untuk kematianku esok?’ ‘apakah aku sudah punya cukup bekal untuk menempuh perjalanan panjang itu?’ ‘siapkah aku jika dalam keadaan tiba-tiba kematian itu menghampiri tubuhku?’ ‘siapkah jika kematian itu menghampiriku di masa yang tak pernah aku sangka-sangka?’ ‘siapkah aku mempertanggungjawabkan semuanya dihadapan Tuhan atas segala perbuatanku di dunia?’ sederet pertanyaan itu aku keluarkan dari pikiranku. Seolah bertanya pada Tuhan, kapan kematian itu menghampiriku?... apakah nanti disaat bekalku sudah cukup untuk menempuh perjalanan yang sangat panjang itu. Berujung pada dua tempat pilihan yang kita sendiri yang menentukannya. Surga atau neraka?.

Membahas soal kematian memang tidak akan pernah habis. Terutama kita orang awam yang akalnya tak pernah bisa menembus semua permasalahan gaib itu. Seketika teringat saat fikiranku melayang waktu itu. Membayangkan apa yang akan aku lewati di alam itu? Seindah yang aku bayangkan kah? Atau sebaliknya? Yang jelas semuanya tak pernah dapat terbayangkan oleh akal manusia.

Seketika sadar tentang apa yang sudah aku lakukan di dunia ini. Betapa banyak kesalahan yang sering aku perbuat. Menyusahkan orang lain, membuat orang lain sakit hati dengan tindakan atau ucapan kita dengan tidak sengaja. Dan sebagainya. Banyak tindakan-tindakan yang tanpa kita sadari itu adalah sebuah kesalahan. Dalam bayanganku aku menggambarkan bagaimana nantinya kehidupanku disana.

Bukan hanya perjalanan setelah kematian itu menghampiriku yang aku pikirkan. Tapi juga aku berfikir bagaimana rasanya bertemu atau melihat wajah malaikat maut itu? Ketakutan itu? Suara menyeramkan itu? Rasa sakit itu saat nyawa dicabut dari jiwanya. Saat tidak ada siapapun yang bisa menolong kesakitan itu, menunda peristiwa itu. Hanya Allah yang dapat menolong kita. Tapi di masa itu, semua tinggallah sia-sia. Permohonan dihapuskannya dosa kita mungkin tak akan didengar oleh Allah. Keterlamabatan itu menjadi penghalang bertaubatnya kita pada Allah.

Sungguh beruntung kalian yang pernah merasakan mati suri. Kenapa? Iya, kalian secara tidak langsung diberi keistimewaan oleh Allah untuk diperlihatkan bagaimana sekilas tentang alam kubur itu, siksa dan nikmat itu Dia gambarkan padamu. Lalu memberikan kesempatan hidup kembali kepadamu. Untuk mengingatkan supaya untuk tetap rajin beribadah, memperbaiki diri dan sebagainya. Allah peringatkan padamu tentang siksa kubur itu. Dan Allah tunjukkan juga padamu tentang nikmat kubur itu. Sungguh hanya Allah yang maha Besar. Menghidupkan yang mati dan mematikan yang hidup.

Maha Besar Allah, Tuhan semesta Alam. Karena kepada-Nya lah kami semua dikembalikan. Kami berdoa agar bisa diberikan kesempatan hidup lebih lama, menikmati indahnya dunia ini yang hanya sementara. Berharap kami semua meninggal dalam keadaaan yang baik, ditempat yang baik, dengan cara yang baik, di waktu yang baik, dengan khusnul khatimah… amiin… semoga engkau mempermudah jalan panjang kami untuk kembali menuju pangkuan-Mu….. Amiin…. 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Most Popular

Featured
Videos
banner image

Labels Max-Results No.

BTemplates.com

designcart

About

Featured Post

Late Birthday Snack From My Doctor

Mama dan aku pergi kontrol yang kesekian kali di hari minggu Minggu, 30 Januari 2022. Entah sudah kali keberapa mengunjungi dokter dari se...

Blog Archive

Cari Blog Ini

Recent Posts

recentposts

Facebook

Featured

Video of the Day

Break

Games

Recent Posts

recentposts

Welcome

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!

Vix no volumus ocurreret maiestatis, quaeque alienum eum te, semper principes deseru


Find More



About Us

About Us
Aliquam sapien nulla, venenatis id finibus at, eleifend a turpis. Aliquam ac nibh id lorem ornare accumsan maximus at mauris.

Categories

Tags

Subscribe Us

Pages

Pages

Pages - Menu

Like us on Facebook

banner image

Pages - Menu

Pages

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts