Selasa, 10 April 2018

KULIAH DAN HOBI LAMA YANG SUDAH MULAI DITINGGALKAN ATAU TERTINGGAL?





Entah memang hanya saya pribadi yang merasakannya atau memang semua yang merasa menjadi “Mahasiswa” saja?. Semenjak kuliah, semakin tidak punya waktu luang seperti jaman sekolah dahulu untuk membaca buku kesukaan. Entah karena memang waktu nya yang tidak ada atau memang merasa itu tidak lagi bisa menjadi “Prioritas”. Mungkin dua-duanya benar. Mungkin juga keduanya salah. Tapi menurutku, keduanya benar. Dan kamu, terserah mau pilih yang mana. Atau mau membuat alasan sendiri. Bebas.

Dulu, saya hampir tiap bulan mampir ke toko buku untuk membeli buku-buku baru dari uang hasil menyisihkan uang jajan. Atau hampir setiap minggu dengan setia mengamati timeline twitter penerbit buku kenamaan di negeri ini. Hanya untuk melihat, di minggu ini ada buku apa saja yang akan terbit. Terbit karena buku itu baru atau terbit karena cetak ulang. Ah, semuanya saya amati. Satu persatu mulai membuat to do list untuk mencatat buku apa saja yang kiranya akan saya cari untuk kemudian saya beli.

Pernah suatu ketika, satu tahun sebelumnya dapat info buku The Little Prince atau dalam bahasa perancisnya Le Petit Prince cetak ulang di Gramedia. Tahu buku ini juga karena tidak sengaja melihat website goodreads untuk melihat referensi buku. Bertemulah saya dengan buku ini. Buku sederhana yang banyak direkomendasikan orang banyak. Jadi ikut penasaran, sehebat dan sekeren apa sih sampai banyak orang merekomendasikan. Akhirnya, berniatlah untuk pergi ke toko buku mencari si dia. Alih-alih bisa membawa pulang ternyata kehabisan karena telat datang dari orang-orang. Alhasil, pulang dengan tangan hampa. Kemudian kembali pergi ke toko buku untuk memesan pada Customer Service nya. Berharap satu dua minggu kedapan buku itu ada ditangan saya. Namun nihil, sama sekali tidak ada. Sudah habis katanya. Ya sudahlah mau bagaimana lagi. Lebih baik pulang dan mencari buku lain.

Tepat satu tahun setelahnya, setelah saya mendapatkan buku The Return Of The Young Prince yang katanya buku ini adalah buku lanjutan dari Le Petit Prince namun berbeda penulis berhasil membuat saya berdecak kagum. Saya kembali memutuskan untuk berburu Le Petit Prince. Untuk mendapatkan gambaran seperti apa sih pangeran muda itu saat masih menjadi “Cilik” pada masanya?. Alhasil, kita berjodoh. Bertemulah saya dengan buku itu di salah satu toko buku di cibubur dengan tidak sengaja. Kebetulan atau memang sudah ditakdirkan. Buku itu tinggal satu eksemplar lagi. Tidak perlu berpikir lama, saya beli dan membawanya pulang ke rumah. Karena terlalu senang, tidak ada satu jam buku itu habis di baca. Dan baru kali itu, merasakan kepuasan terbayarnya penasaran selama ini. Benar-benar tidak sia-sia. Buku yang sangat di rekomendasikan sekali. Hebat.

Dari situ saya merasa, membaca menjadi salah satu hobi saya yang seharusnya saya selipkan di sela-sela waktu sebelum tidur. Membaca buku selain pelajaran maksudnya. Setelah lulus smk di masa saya mendapatkan libur yang terlampau panjang sebelum akhirnya masuk kuliah. Hobi saya terus terjaga, terus berjalan dan rasanya menyenangkan. Sampai berpikir “Tidak usah lah kuliah, membaca saja dirumah” tapi percayalah, itu hanya pikiran sekelebat karena nafsu. Saya tetap memutuskan kuliah kok. Sampai sekarang Alhamdulillah masih kuliah, ilmu nya masih kurang soalnya.

Berhubung jadwal kuliah saya yang lumayan padat karena satu semester tidak kurang dari 20 sks, dan sudah dua semester ini bertahan di 22 sks membuat saya seperti kehilangan waktu untuk menyapa mereka buku-buku saya di lemari. Setiap kali ingin membaca, jadi ingat “Duh, ada tugas”. “Duh, ada bacaan yang jauh lebih penting dari mereka” karena buku yang saya punya lebih banyak novel detektifnya yang tidak relevan sama sekali dengan jurusan kuliah yang saya ambil. Sempat membuat jadwal, liburan semester nanti mau menghabiskan waktu untuk membaca mereka. Tapi ternyata tidak, liburan semester 1 waktu itu hanya 2 minggu dipotong jadwal masuk untuk ambil krs dan test TOEIC. Jadi tidak full 2 minggu. Disaat teman-teman di kampus lain bisa merasakan libur 1 bulan. Yasudah saya bersyukur saja, masih bisa libur.

Sampai saat ini, membaca buku kesukaan seolah tidak lagi menjadi daya tarik. Sudah jarang membaca sebelum tidur, karena lebih sering tidur di depan laptop yang masih menyala sampai pagi sebab semalaman mengerjakan tugas dan lupa mematikan laptop. Kenapa tidak mengerjakan tugas dari sore atau dari siang saja? Ya karena saya lebih sering pulang kuliah sore hari menjelang malam. Lebih banyak memiliki waktu luang di malam hari. Waktu dimana seharusnya saya terlelap dengan damai tetapi beralih menjadi waktu yang membuat saya memeras otak dan tenaga. Tidak apa-apa ini menyenangkan. Kadang saya merasa begitu.

Ini lah perihal waktu yang membuat hobi saya “Ditinggalkan atau tertinggal?.” Sebenarnya saya yang dengan sengaja meninggalkan atau tidak sengaja ditinggal?. Pertanyaan yang akan terus saya cari jawabannya. Semoga, semakin memiliki banyak waktu untuk melanjutkan hobi saya itu. Amin, semoga disuatu saat nanti. Berdoa saja.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Most Popular

Featured
Videos
banner image

Labels Max-Results No.

BTemplates.com

designcart

About

Featured Post

Late Birthday Snack From My Doctor

Mama dan aku pergi kontrol yang kesekian kali di hari minggu Minggu, 30 Januari 2022. Entah sudah kali keberapa mengunjungi dokter dari se...

Blog Archive

Cari Blog Ini

Recent Posts

recentposts

Facebook

Featured

Video of the Day

Break

Games

Recent Posts

recentposts

Welcome

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!

Vix no volumus ocurreret maiestatis, quaeque alienum eum te, semper principes deseru


Find More



About Us

About Us
Aliquam sapien nulla, venenatis id finibus at, eleifend a turpis. Aliquam ac nibh id lorem ornare accumsan maximus at mauris.

Categories

Tags

Subscribe Us

Pages

Pages

Pages - Menu

Like us on Facebook

banner image

Pages - Menu

Pages

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts