Disaat Aku Baru Sadar Akan Kasihnya
Hari berganti hari…
Minggu berganti minggu…
Bulan berganti bulan…
Tahun berganti tahun…
Namun baru kini aku merasakan kasih sayang Ibu itu benar2 ada….
Aku baru sadar akan hatinya yang mulia…
Sayangnya pada anak2nya tak pernah luntur walau di terjang badai…
Begitupun aku yang kini sedang merasakan itu….
Aku yakin betapa besar perjuangannya untuk keluarganya..
Beliau adalah wanita kuat…
Disaat lelaki menyerah, ia bangkit dan menggantikan posisi itu…
Ia ibarat sebuah rumah untuk nanungan anak2nya dan keluarganya bahkan lebih dari itu…
Tuhan….
Lindungilah dirinya…
Kuatkanlah selalu hatinya….
Izinkan ia selalu tersenyum…..
Tuhan….
Hatiku tersentuh saat kata2 bijak itu keluar dari mulutnya yang manis…
Aku terharu saat melihatnya berjuang untuk keluarganya…
Hatiku menangis saat ibuku menangis..
Hatiku tersentuh saat melihatnya terlelap…
Bagaimana tidak???
Wajah lelah selalu terlihat dari raut mukanya yang kian hari kian renta…
Aku merasa bersalah padanya…
Aku sangat berdosa padanya…
Setiap hari ku buat matanya mengeluarkan air mata dari mata indahnya itu..
Yang seharusnya aku mampu membuat sinar matanya itu semakin terang..
Ku buat hatinya bergejolak saat aku menolak untuk menuruti permintannya…
Ku terlalu sering membuatnya kesal akan sikapku padanya..
Namun kini aku sadar seharusnya itu semua tak aku lakukan padanya…
Aku baru sadar bahwa kasih sayangnya kini takkan pernah habis untukku….
Ia selalu memaafkan kesalahanku pada dirinya sebelum aku meminta maaf…
Ibu.. begitu mulia hatimu….
Semoga engkau selalu di beri kebahagiaan di dunia dan di akhirt oleh Allah SWT….
Minggu berganti minggu…
Bulan berganti bulan…
Tahun berganti tahun…
Namun baru kini aku merasakan kasih sayang Ibu itu benar2 ada….
Aku baru sadar akan hatinya yang mulia…
Sayangnya pada anak2nya tak pernah luntur walau di terjang badai…
Begitupun aku yang kini sedang merasakan itu….
Aku yakin betapa besar perjuangannya untuk keluarganya..
Beliau adalah wanita kuat…
Disaat lelaki menyerah, ia bangkit dan menggantikan posisi itu…
Ia ibarat sebuah rumah untuk nanungan anak2nya dan keluarganya bahkan lebih dari itu…
Tuhan….
Lindungilah dirinya…
Kuatkanlah selalu hatinya….
Izinkan ia selalu tersenyum…..
Tuhan….
Hatiku tersentuh saat kata2 bijak itu keluar dari mulutnya yang manis…
Aku terharu saat melihatnya berjuang untuk keluarganya…
Hatiku menangis saat ibuku menangis..
Hatiku tersentuh saat melihatnya terlelap…
Bagaimana tidak???
Wajah lelah selalu terlihat dari raut mukanya yang kian hari kian renta…
Aku merasa bersalah padanya…
Aku sangat berdosa padanya…
Setiap hari ku buat matanya mengeluarkan air mata dari mata indahnya itu..
Yang seharusnya aku mampu membuat sinar matanya itu semakin terang..
Ku buat hatinya bergejolak saat aku menolak untuk menuruti permintannya…
Ku terlalu sering membuatnya kesal akan sikapku padanya..
Namun kini aku sadar seharusnya itu semua tak aku lakukan padanya…
Aku baru sadar bahwa kasih sayangnya kini takkan pernah habis untukku….
Ia selalu memaafkan kesalahanku pada dirinya sebelum aku meminta maaf…
Ibu.. begitu mulia hatimu….
Semoga engkau selalu di beri kebahagiaan di dunia dan di akhirt oleh Allah SWT….
By : velia pratiwi

0 komentar:
Posting Komentar