Sabtu, 10 Januari 2015

DIA.... (siapa dia?)



Dia….
Dia sangat sederhana.
Penampilannya tak jarang begitu simple.
Atau mungkin malah membosankan.
Tapi ada saatnya penampilannya menjadi begitu indah.
Saat orang lain siap menatapnya lebih dalam daripada aku.
Aku tidak cemburu oleh perlakuan itu.
Jauh didalam hati aku selalu berharap.
Penampilanmu terus indah sama seperti isinya.
Setiap jemari yang aku letakkan diatas tubuhmu.
Rasanya hati ini terus terdorong untuk selalu bersamamu.
Tahukah kamu siapa yang memperkenalkan kamu lebih dulu kepadaku?.
Iya… beliau kedua orang tuaku…
Mereka tak segan-segan memperkenalkan kamu padaku.
Bahkan sampai saat ini kamu selalu bersamaku.
Tak jarang aku kadang lebih mencintaimu dari siapapun.
Setiap bersamamu aku selalu lupa waktu.
Aku selalu lupa tentang janji-janji yang telah aku buat bersama mereka.
Tahu gak? Itu semua karena siapa?.
Ya Cuma kamu… karena kamu.
Aku selalu tenggelam dalam setiap menghabiskan waktu bersamamu.
Kamu mampu membawaku pada dunia yang sebelumnya tak ku kenal.
Pada bayang-bayang imajinasiku yang selama ini tak ku kenali lebih dalam.
Bersamamu membuatku terus berimajinasi.
Bahkan imajinasiku kadang tak bisa ditebak oleh orang lain.
Punya dunia sendiri…
Katanya.
Orang tuaku selalu menitpkanmu kepadaku sejak aku kecil.
Awalnya aku benci sama kamu.
Aku selalu dibuat marah dan bosan karena kamu.
Bukan..  bukan karena kamu jelek.
Kamu cantik, indah, menawan, menarik.
Tapi ada saat dimana kamu hadir disaat yang tidak tepat.
Tapi itu dulu saat aku masih kecil.
Saat papa dan mama hanya menitipkanmu tanpa memberi tahu siapa kamu.
Saat mereka hanya ingin aku mengenalimu lebih dalam.
Seiring berjalannya waktu aku mulai mengenalmu.
Menganggapmu teman bahkan lebih.
Kamu selalu menyenangkan saat bersamaku.
Sekarang kamu selalu aku cari setiap aku merasakan kesepian.
Saat aku mulai putus asa dalam perjalananku meraih mimpi.
Karena dalam dirimu ada banyak yang bisa aku cari dan aku pelajari.
Setiap kalimat yang kamu bubuhkan selalu punya makna sendiri bagiku.
Aku tak tahu bagaimana pendapat orang lain tentangmu.
Akankah sama sepertiku atau malah lebih indah dari apa yang aku rasakan.
Karenamu aku bisa melihat dunia yang sebelumnya tidak pernah aku kenal.
Aku bisa melangkah sedikit lebih maju dibandingkan yang lain.
Aku jadi terbuai dalam baying-bayang imajiku karenamu
Dan kamu yang kini masih aku sayang….
“BUKU”………




Author 
velia pratiwi
10 janurai 2015

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

Most Popular

Featured
Videos
banner image

Labels Max-Results No.

BTemplates.com

designcart

About

Featured Post

Late Birthday Snack From My Doctor

Mama dan aku pergi kontrol yang kesekian kali di hari minggu Minggu, 30 Januari 2022. Entah sudah kali keberapa mengunjungi dokter dari se...

Blog Archive

Cari Blog Ini

Recent Posts

recentposts

Facebook

Featured

Video of the Day

Break

Games

Recent Posts

recentposts

Welcome

HELLO, THERE!


Hello, There!
Hello, There!

Vix no volumus ocurreret maiestatis, quaeque alienum eum te, semper principes deseru


Find More



About Us

About Us
Aliquam sapien nulla, venenatis id finibus at, eleifend a turpis. Aliquam ac nibh id lorem ornare accumsan maximus at mauris.

Categories

Tags

Subscribe Us

Pages

Pages

Pages - Menu

Like us on Facebook

banner image

Pages - Menu

Pages

Pages - Menu

Popular Posts

Popular Posts